EKONOMI

Kelompok Tani Bersatu Desa Menanti Kecamatan Bilah Hulu Minta BPN Pusat Untuk Segera Mengukur Ulang Kembali Areal HGU PT.Tolan Tiga Indonesia .

Kelompok Tani Bersatu (KTB) Desa Menanti yang di Ketuai Tajuit menghimbau Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tingkat Pusat di Jakarta untuk segera mengadakan pengukuran ulang kembali luas HGU PT.Tolan Tiga Indonesia Kebun Sipef Perlabian yang diduga melebihi dari luas yang telah ditentukan ,ujar Syukron yang juga Sekretaris KTB Desa Menanti dihadapan seluruh anggota ,Senin (7/10/2019) di Posko Perjuangan Desa Menanti Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhan Batu.


Himbauan tersebut menurut Sukron sehubungan dengan adanya hasil pertemuan Pengurus KTB dengan pihak BPN Labuhan Batu yang mengatakan ,kami pihak BPN Labuhan Batu sesuai dengan peraturan yang berlaku tidak punya wewenang mengukur lahan yang luasnya melebihi ,seribu hektar ,dan yang punya wewenang mengukur adalah pihak BPN tingkat pusat ,sebut Sukron menirukan ucapan pihak BPN Labuhan Batu.


Sukron menambahkan ,pada seluruh anggota KTB yang hadir diharapkan untuk bersabar karena didalam memperjuangkan hak yang telah dirampas pihak Perkebunan PT.Tolan Tiga Indonesia dalam arti Kebun Sipef Perlabian kita sudah menang jadi kita tinggal menunggu hasil pengukuran ulang dari pihak BPN tingkat Pusat dari Jakarta .


Selain itu Sukron juga menghimbau bagi warga masyarakat yang selama ini istirahat dalam melaksanakan perjuangan kami selaku pengurus KTB membuka pintu agar warga masyarakat kembali bergabung karena perjuangan kita sudah diambang pintu ,pintanya.


Sedangkan JM sebagai Bendahara KTB Desa Menanti pada awak media menyebutkan ,kalau Abang kurang memahami tentang materi terkait tuntutan anggota KTB pada pihak PT.Tolan Tiga Indonesia tanyakan pada saya biar saya jelaskan ,tuntutan anggota dan pengurus KTB yang berjumlah 500 orang lebih ini ,berawal dari tahun 1971 kami warga disini ada mengusahai lahan pertanian seluas1236 hektar dan telah memiliki surat landerform dizaman itu,sedangkan lahan pertanian tersebut sudah ditanami dengan pohon kelapa sawit dan karet serta diatas lahan telah dibangun perumahan warga ,namun sangat dikesalkan setelah pihak perusahaan perkebunan PT.Tolan Tiga Indonesia yang sekarang Perkebunan Sipef Perlabian yang berlokasi di Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan itu,lahan pertanian kami tersebut turut serta digarap oleh perusahaan tersebut ,yah tentu saja namanya hak kami diambil tanpa izin sampai dimanapun tetap kami perjuangkan ,yang namanya berjuang harus menempuh hambatan oleh karena itu kita harus bersabar menunggu keputusan dari Pihak Pemerintah Daerah maupun tingkat Pusat agar apa yang kita citakan segera terwujud ,ujar JM menutup.(Syafrudin.As) Wartawan Jurpol Labuhan Batu 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

banner polri banner polri
To Top