EKONOMI

MeningkatnyaAEkonomi Masyarakat Keberhasilan Pemda Wujutkan Impian Warga.

Pelalawan, Jurnal Polisi
          Banyak ide dan gagasan serta konsep yang dapat direalisasikan, guna mewujutkan peningkatan sektor ekonomi didalam kehidupan masyarakat.


          Kabupaten Pelalawan sebagai Kota Transit, Perkebunan Sawit dan Tanaman Karet, merupakan ” Dua Mata Rantai ” yang tidak dapat dipisahkan, didalam kehidupan masyarakat dan merupakan penghasilan andalan sebahagian besar warga, didalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.


          Hanya saja, permasalahan yang muncul saat ini, kenapa Para Pihak Yang Berkompiten Sesuai Tupoksi tidaķ dan atau lambat, memunculkan ide dan gagasan serta konsep, yang mampu direalisasikan guna memberikan penghasilan ganda, memberi nilai penghasilan yang lebih bagi warga masyarakat.


          Demikian dikatakan H.Husni Tamrin, SH, Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Pelalawan dan sekitarnya sekaligus Putra Terbaik Pelalawan, dirumah kediaman menjawab Jurnal Polisi beberapa hari yang lalu, me urut Tamrin panggilan akrab, masyarakat tidak boleh dibiar terlena dengan hasil perkebunan dan tanaman karet yang telah mereka miliki, masih banyak peluang lain yang bernilai lebih untuk menambah penghasilan warga masyarakat tersebut kata Tamrin.


          Seperti dengan adanya sisa lahan dan mungkin bagian dari lahan perkebuanan sawit dan atau tanaman karet, yang makin lama makin menua, sehingga kurang  ber-produktif, pemilik lahan dapat menyisipnya dengan beternak Kambing dan sapi, bercocok-tanam dengan bermacam sayur-sayuran, buah-buahan dan sebagainya, untuk ” melakoni” hal itu semua, peran Pemerintah Daerah sebagai ” Motor Penggerak ” sangat dinantikan, buat berbagai program yang tepat sasaran dan menyentuh langsug kehidupan warga, beri dukungan, binaan, bantuan secara penuh, dan jika terobosan ini dilakukan, Kita ( Tamrin- Red ) Optimis, taraf hidup ekonomi warga secara berlahan tapi pasti, akan meningkat drastis, karena tidak ada istilah terlambat didalam merealisasikannya jelas Tamrin.


          Lebih jauh menurut Tamrin, satu contoh kecil yang terlupakan oleh Kita, tanpa disadari menjadi besar dan terbiarkan, ibarat “Air Mengalir ” seperti Keberadaan lahan pertanian padi di Kec.Kuala Kampar, dan digadang-gadang sebagai lumbung Padi Masyarakat Kab. Pelalawan, mulai dari alat bajak sawah, pupuk,bibit,obat-obatan bahkan sampai kepada penyuluh pertanian, kesemuanya difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kab. Pelalawan, tetapi kenyataannya dilapangan, siapa yang menikmati hasil panen padi, dari ribuan hektare lahan yang telah dibina tersebut, hampir keseluruhannya dirasakan oleh Masyarakat Kepri  dan bukan masyarakat Kab. Pelalawan, apa yang dapat diperbuat oleh Dinas Terkait atas nama Pemerintah Daerah untuk  menyikapinya, sementara Masyarakst Kab. Pelalawan sendiri menggantungkan Kebutuhan akan Beras dari Sumateda Barat, dan ini jelas anehkan ujar Tamrin.


          Untuk itu Tamrin  menghimbau Kepada Dinas terkait, lakukan Tupoksi,  buat terobosan baru, sehingga kedepannya hasil lumbung padi di Kec. Kuala Kampar, benar-benar menjadi kebanggaan masyarakat Kab. Pelalawan dan tidak dinikmati oleh masyarakat diluar Kabupaten, ( Iwan ).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

banner polri banner polri
To Top