hot news

Polres Melawi Kerahkan Kekuatan Penuh, Berjibaku Padamkan Api di Area Lahan Gambut.

JURNLPOLISI.COM – MELAWI – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Melawi Kalbar menjadi perhatian khusus semua Pihak. Selain dapat berdampak menggangu lingkungan, Kebakaran hutan dan lahan juga menimbulkan berbagai kerugian baik disektor ekonomi maupun kesehatan.

Untuk menanggulangi Karhutla, Jajaran Polres Melawi telah melakukan berbagai kegiatan dengan membagikan Maklumat Kapolda Kalbar tentang pelarangan hutan dan lahan, memasang spanduk himbauan di setiap jalan Jalan Raya yang bisa dihuni penduduk.

Selasa (20/8/2019) pukul 09.00 wib sampai pukul 21.00 wib, Dipimpin oleh Kabag Ops AKP Dedy F. Siregar, S.I.P., M.A.P, Para Kasatgas Ops Bina Karuna II, Anggota Polres Melawi, Tim URC Polres Melawi, Kapolsek Nanga Pinoh beserta Anggotanya, Polsek Belimbing, Koramil Nanga Pinoh, Manggala Agni Sintang, Pihak Perusahaan PT. Rafi berjumlah 50 orang dan Satgas Gabungan (TNI dan Polri), Mendatangi lokasi dan melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan gambut di Area PT. Rafi Kama Jaya Abadi areal Lahan Planing Plasma tahun tanam 2010-2013 terletak di Blok J3, J2, Dusun Tapang Ria Desa Tengkajau Kecamatan Pinoh Utara Blok G1, K1, K2 dan lokasi kedua di Dusun Kancing Desa Sepan Tonak Kecamatan Belimbing luas lahan yang terbakar 1 blok, keseluruhan lahan yang terbakar seluas 60 hektar.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S.I.K., M. Si melalui Kabag Ops AKP Dedy F. Siregar menyampaikan, “Sebenarnya PT. Rafi ini sudah beberapa tahun yang lalu vakum (tidak ada aktivitas kerja). Namun terbakar lahannya, Ini harus kita selidiki lebih lanjut. Apakah ini ada unsur kesengajaan atau kelalai dan sebagainya dari pihak perusahaan, Kita akan tindak tegas. Intinya dicari dulu penyebab pasti kebakarannya dengan bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” ungkapnya.

Lanjutnya, “Selain melakukan penyiraman diarea yang terbakar, kami juga melakukan penyekatan Blok yang terbakar agar api tidak merambat ketempat lain mengunakan excavator. Semua upaya telah dilakukan, sampai-sampai semua sumber air terdekat dengan lokasi sudah kering dipakai untuk menyirami lahan yang terbakar ini. Masalah kesehatan anggota yang turun kelapangan juga menjadi perhatian kita, pakai masker namun mata sampai pedas kena asapnya. Ini memang sangat-sangat tidak sehat untuk kami namun apa boleh buat, ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita semua, untuk melindungi dan mencegah terbakarnya alam kita ini. Jangan sampai karena ulah kita sendiri ekosistem flora dan fauna yang ada saat ini kedepannya tidak ada lagi,” jelasnya.

“Kami ingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat baik itu perorangan ataupun korporasi, jangan sampai dengan sengaja membakar lahan, karena jika terbukti melanggar siap – siap dijerat sanksi pidana berat,” tegasnya.

Peralatan yang digunakan dalam memadamkan lahan yang terbakar yaitu mesin Robin 6 unit, peralatan pemadam Manggala Angi 3 Unit, Excavator 1 unit, mobil tangki 2 unit dan mesin Robin Polres Melawi 1 unit.

Penulis : Oktavianus.

Editor : Tyo.

banner polri
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

banner polri banner polri
To Top