hukum dan kriminal

Sebelum Bunuh Diri, Pria Ini Sempat Tulis Wasiat Ke Istrinya

JURNALPOLISI.COM
Bengkalis – Ditemukan sesosok mayat pria berinisial Daryono alias Iyon (51) di dalam sebuah parit di Jalan Suka Ramai Dusun 5, Desa Sungai Cingam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis-Riau, pada hari Jum’at (06/12/2019) sekira pukul 16.30 Wib.

Sesosok mayat pria ini diketahui seorang pekebun kelapa sawit dan merupakan warga Jalan Alohong RT.08/RW.04, Desa Sungai Cingam Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis-Riau. Dan menurut keterangan Polsek Rupat, pria ini pernah dilaporkan warga karena diduga melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur, dengan Nomor Laporan Polisi : Lp/10/XII/2019/Riau/Bks/Sek-Rpt tanggal 04 Desember 2019.

Seperti dituturkan Kasad (40) salah seorang warga sekampung korban dan merupakan saksi yang pertama yang menemukan korban, “Hari Jum’at (06/12) pukul 09.30 Wib, saya ditelpon Pak Aipda Fauzi (Bhabinkamtibmas), beliau mengatakan ada sebuah pesan yang ditulis dilantai pondok pak Boyman, tulisannya “Siapa yang bawa tolong kasih tau wasiat ini buat istriku, aku minta maaf aku hidup gak ada gunanya lagi, tolong jaga anak-anak dan kebun sawit bagi yang adil, sisakan buat kamu. Aku kat (dekat-red) pantai bawa racun lempeng”,ujarnya

Masih kata Kasad (saksi I), “mendengar itu saya bersama warga langsung berpencar melakukan pencarian. Kira-kira pukul 16.30 Wib, saya bertemu dengan pak Fauzi dipondok pak Boyman. Karna belum ketemu, kami sepakat untuk melanjutkan besok. Ketika berjalan pulang, saya bersama warga melewati kebun milik korban, tercium bau bangkai. Kemudian kamipun berhenti dan melihat di dalam parit ada mayat yang sudah mengeluarkan bau busuk dalam keadaan tanpa busana. Lalu saya langsung menghubungi Bhabinkamtibmas dan warga setempat, memberitahukan penemuan tersebut”, ungkapnya

Setelah diperiksa dokter Puskesmas setempat, dr. Sanggam mengatakan, “sepertinya korban sudah 2 hari meninggal, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, jadi hasil pemeriksaan sementara, korban meninggal karna keracunan”, kata sang dokter.

Saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut, Aipda Fauzi menjelaskan ke sejumlah awak media, “Kami (petugas) sudah ke TKP, dan melakukan visum. Kami juga memeriksa saksi-saksi dan melengkapi Mindiks. Tapi karna pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi, maka kami minta Surat Pernyataan dari pihak keluarganya. Kemudian kami petugas akan melaporkan kejadian penemuan mayat ini kepada Pimpinan kami Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adi Wuryanto S.IK”, Pungkasnya.
Penulis : Eston JP

banner polri
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

banner polri banner polri
To Top