hot news

Wanita Asal Kalbar Menjadi Korban Human Trafficking Modus Kawin Pesanan dengan Pria China Tiongkok.

JURNALPOLISI.COM – LANDAK – Kembali terjadi Kasus Perdagangan Manusia dengan modus kawin pesanan dengan Pria China Tiongkok, kasus ini terjadi kepada salah seorang warga bernama Monika Jailan(28) beralamat di Dusun Pesak Rt 08/ Rw 02 Desa Pawis Hilir Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Kalbar, jumat (14/2).

kasus ini bermula pada akhir Tahun 2018 silam sewaktu monika masih berkerja di warkop yang berada di entikong Kalimantan barat, Monika Jailan menceritakan awal terjadinya kasus tersebut di saat dirinya di tawari oleh pemilik warkop tempat dia berkerja di entikong saat itu monika di janjikan kehidupan yang layak bagi dirinya dan keluarganya.

Mendengar iming imingan tersebut terlintas di pikiran Monika Jailan bahwa Tujuan dia memang inggin memperbaiki kemiskinan dalam keluarganya, akhirnya tanpa pikir panjang monika pun menerima tawaran tersebut karena di saat perjanjian pun agent menjanjikan ibunya akan di berangkatkan juga bersama dirinya.

Seteleh keberangkatanya akhir tahun 2018 monika mulai curiga melihat ibunya tidak kunjung di berangkatkan oleh agent dan juga tujuan kawin yang awalnya di Taiwan lalu di Alihkan di Hunan China, saat di Hunan China monika kerap kali di perlakukan seprti binatang dan terkadang di unsikan ke tempat yang jauh dari keramaian.

1,5 Tahun kehidupan di hunan china di jalaninya dengan Pahit, tidak tahan seperti itu monika melawan dan berusaha mengambil hanphone nya yang ada pada si pria China tiongkok, dengan penuh perlawanan dan pungung yang memar akibat benturan kekerasan alhasil handphone di dapatkannya saat itulah dia mencoba menghubungi Orang Indonesia yang berada di China, selang beberapa Hari Akhirnya dia menemukan mahasiswa Indonesia untuk membantunya serta mengarahkanya secara diam diam untuk pulang dan saat itulah monika bertemu dengan SBMI ( Serikat Buruh Migran Indonesia) yang mengantarkanya pulang sampai ke rumah Dusun Pesak Desa Pawis Hillir pada selasa (11/02/2020) begitulah dia menceritakan Peejalanan Kasus yang diingatnya.

Saat di temui tim di rumahnya Monika mengatakan, modus kawin pesanan dengan pria tiongkok tersebut sudah di bayar ke agent sebesar 200,000 Yuan atau setara dengan Rp.390.824,600,00. sebenarnya dalam kasus ini masih ada satu lagi teman saya yang berasal dari Kabupaten Landak berada satu tempat di Hunan tiongkok dengan saya dia orang Kuala Behe dan saya minta Tolong juga kepada SBMI supaya mengembalikan dia ke Indonesia.

“ modus kawin pesanan saya dengan pria ChinaTiongkok sudah di bayar ke agent sebesar 200,000 atau 300 juta lebih, Dalam kasus ini sebenarnya masih ada satu lagi teman saya yang berasal dari Kabupaten Landak berada satu tempat dengan saya dia orang Kuala Behe, saya minta Tolong Supaya SBMI juga Mengembalikan dia ke Indonesia,” Ungkapnya.

Monika Jailan bersyukur dan berterima kasih kepada SBMI Kalbar serta pihak yang telah mengembalikanya ke tanah air dia juga menyerahkan sepenuhnya Kasus Ini Kepada Pihak Kepolisian Biar Tidak ada Lagi terjadi Kasus Modus Kawin Pesanan Pria China Tiongkok Seperti ini.

“saya bersukur dan berterima kasih kepada SBMI Kalimantan Barat yang telah mengembalikan saya ke Tanah air dan saya juga menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada Pihak Kepolisian Biar Tidak ada lagi kejadian modus kawin pesanan pria china sepertri ini,” tutupnya. (jurnalpolisi.com /TN)

banner polri
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

banner polri banner polri
To Top