Uncategorized

Tingkatkan Keakraban, Kapolres Pelelawan Hadiri Majelis Silaturahmi Dengan Pimpinan Masyarakat Hukum Adat

JURNAL POLISI.COM
Pelalawan – Kapolres Pelalawan AKBP.M.Hasyim Risahondua,SIK.Msi, Hadiri kegiatan silaturahmi dengan tokoh-tokoh adat melayu Kabupaten Pelalawan yang diadakan digedung Balai Adat Melayu Pangkalan Kerinci.


Kegiatan ini dilakukan dalam upaya mendekatkan diri antara Polisi dan masyarakat dalam masalah persoalan Hukum yang tetap mengakomodir berlakunya hukum adat ditengah masyarakat.     

             

Dalam sambutannya, sebagai tuan rumah Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Pelalawan ( DPH LAMR)  Datuk Seri T. Zulmizan F.Assagaf.SE.M.Si.AK.CA, Memaparkan ” struktur masyarakat adat dan Hukum adat masih tetap diakui oleh Negara, baik dalam perundang-undangan atau dalam peraturan pemerintah.Terkait hal ini Pemerintah Provinsi Riau telah memuat tentang Hukum adat yang diakui keberadaannya dengan Peraturan Daerah Nomor 1  tahun 2012.

“Maka dalam masalah persoalan Hukum ,terutama dalam hak perwilayahan harus mengakomodir hak-hak hukum adat tanpa mengesampingkan Hukum Negara yang berlaku, tegasnya.      

Ditengah masyarakat sering timbul persoalan yang masih bisa diselesaikan dengan hukum adat, maka penegak Hukum (Polisi) jangan langsung menanganinya biarpun ada laporan masyarakat tanpa memperhatikan hukum adat yang memegang teguh musyawarah untuk mufakat,paparnya.

Dalam kesempatan yang sama Kapolres Pelalawan AKBP.M. Hasyim Risahondua S.IK. M.SI. Memaparkan bahwa” masyarakat terutama tokoh-tokoh adat bersinergi  dan saling bahu-membahu dalam menjaga penegakan Hukum Negara yang selaras dengan hukum adat ditengah masyarakat.                  

Dalam persolan penegakan Hukum atau dalam melaksanakan tugas Polisi harus mematuhi aturan Standart Operasional Prosedur (SOP), maka ada tahapan-tahapan yang harus didahului misalnya dengan gelar perkara.ujarnya.

Masih AKBP.M.Hasyim Risahondua SIK.Msi”Dan dari sana nanti bisa diambil kesimpulan apa harus diteruskan proses hukum atau bisa musyawarah seperti dalam hukum adat, ucapnya.Ditempat yang Sama awak media Ini Juga mengkonfirmasi tokoh Adat Batin Lalang (Lalang Kabung),H.Anwar C. 

Terkait dengan penutupan jalan dan demo baru-baru ini yang dilakukan masyarakat Lalang Kabung dimana PT. RAPP tidak memberi kontribusi terhadap masyarakat yang langsung berdampingan dengan masyarakat sekitar.

Katanya (Batin Lalang)”itu wajar, dan bahkan bisa demo Lebih  besar lagi, kalau memang tidak ada kontribusi Bagi masyarakat.Dan juga menyangkut isu berdirinya pabrik tissu dan rayon ,apakah ada sosialisasi terhadap masyarakat sekitar, sebab akan bertambahnya limbah dan pencemaran lingkungan baik udara dan air? tegasnya. 

Sedangkan sekarang aja udara sangat bau, dan air sangat keruh apalagi tambah industri. Inilah persolan kita tak pernah diajak musyawarah, terkait solusi bagaimana dampak lingkungan yang ditimbulkan bila industri bertambah dilingkungan RAPP itu. Pungkasnya.
Penulis : Loches Simanjuntak/Bonardo Siahaan

banner banner 300250
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

banner polri banner
banner 300250

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2019 Supported By Arashi Web

To Top